Gorontalo Utara – Upaya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih modern dan efisien kembali mendapat pengakuan. Rumah sakit rujukan di Kabupaten Gorontalo Utara itu menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas konsistensinya menerapkan sistem layanan kesehatan berbasis digital dalam pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kamis (5/3).
Penghargaan tersebut diberikan karena RSUD dr. Zainal Umar Sidiki dinilai berhasil mengintegrasikan sejumlah sistem pelayanan digital yang mendukung kelancaran layanan di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Inovasi tersebut mencakup penerapan antrean online, sistem klaim BPJS Kesehatan yang terintegrasi, hingga penggunaan E-SEP dengan teknologi Finger Print serta Frista untuk proses verifikasi pasien.
Piagam penghargaan itu ditandatangani langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keseriusan RSUD Zainal Umar Sidiki dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih tertib, transparan, dan berbasis teknologi informasi.
Momentum penyerahan penghargaan berlangsung bersamaan dengan kunjungan kerja Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo yang baru ke RSUD Zainal Umar Sidiki. Dalam kesempatan tersebut, pihak BPJS tidak hanya menyerahkan piagam penghargaan, tetapi juga meninjau langsung aktivitas pelayanan di sejumlah poliklinik guna memastikan sistem digital yang diterapkan benar-benar berjalan di lapangan.
Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengingat bahwa rumah sakit harus terus bergerak maju mengikuti perkembangan teknologi demi kepentingan masyarakat.
Menurutnya, transformasi digital di sektor kesehatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diwujudkan agar pelayanan semakin cepat, akurat, dan mudah diakses oleh pasien.
“Penghargaan ini menjadi energi baru bagi seluruh jajaran rumah sakit. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, tidak berbelit, dan semakin transparan,” ujar dr. Mohammad Ardiansyah.
Ia menjelaskan, kehadiran sistem antrean online memberikan kemudahan bagi pasien untuk melakukan pendaftaran tanpa harus menghabiskan waktu menunggu lama di rumah sakit. Sementara itu, integrasi sistem klaim BPJS dan penerapan E-SEP berbasis Finger Print serta Frista membantu mempercepat proses verifikasi pasien JKN sekaligus meminimalisasi potensi kesalahan administrasi.
Langkah-langkah digitalisasi tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja di internal rumah sakit, tetapi juga memberi dampak langsung bagi kenyamanan pasien dalam memperoleh layanan kesehatan.
Melalui inovasi yang terus dikembangkan, RSUD dr. Zainal Umar Sidiki menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang terus berkembang, rumah sakit ini ingin memastikan satu hal: masyarakat Gorontalo Utara berhak mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan bermartabat.

















