Bentuk Kasih Sayang, PWI Sampang Santuni Anak Yatim

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, saat memberikan santunan kepada anak yatim, (Foto: PWI Sampang).

, Sampang – Bentuk kasih sayang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sampang, Madura, Jawa Timur, satuni anak yatim.

Kegiatan yang merupakan salah satu dari agenda memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke 80 ini, bertempat di Kantor PWI Sampang, (6/3/2026) sore.

Rentetan acara, diawali pembukaan dengan membacakan surat Al-Fatihah kemudian melantunkan surah Yasin, Sholawat terakhir do’a.

Adzan Maghrib berkumandang, pengurus dan anggota PWI berbuka bersama dengan anak yatim. Suasana nampak ceria dan haru.

Usai berbuka bersama, acara dilanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak yatim.

Dalam sambutannya, ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama Syaputra, menyampaikan rasa terimakasihnya.

“Saya sebagai ketua PWI sangat berterimakasih kepada pengurus dan anggota serta adik-adik, sehingga acara ini berjalan lancar,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, jika santunan anak yatim ini, ialah program rutin PWI Sampang. Dan akan terus berlanjut.

“Santunan anak yatim ini bentuk kasih sayang dan program rutin PWI. Kali ini bagi saya sangat spesial, karena bertepatan di bulan suci Ramadhan,” katanya.

Dikesempatan penuh khitmat, Hanggara, berharap semoga dengan bebrbagi kepada anak yatim, mendapatkan keberkahan dunia dan akhirat.

“Semoga apa yang kita ikhtiyarkan hari ini, mendapatkan keberkahan baik dunia dan kelak diakhirat nanti,” harapnya.

Tidak lupa, ketua PWI Sampang juga memberikan semangat kepada anak-anak yatim yang hadir. Untuk menjadi anak yang sholeh.

“Adik-adik harus semangat rajin belajar jadi anak yang sholeh, semoga dewasa nanti menjadi anak yang bermanfaat bagi agama dan negara,” do’anya.

Sementara, dengan nada lembut ucapan terimakasih juga disampaikan oleh anak yatim terhadap PWI Sampang.

“Terimakasih ya PWI Sampang, semoga barokah. PWI Sampang semakin maju dan semoga pengurus dan anggota PWI Sampang sehat selalu,” imbuhnya. (Mal) 

You cannot copy content of this page

Exit mobile version