Sejak terbit fajar, sekitar 200 jamaah telah berkumpul, menyatukan niat dan harapan dalam satu ibadah agung sebagai wujud syukur atas limpahan rahmat Allah SWT. Sholat Id yang dimulai pukul 06.30 Wita dipimpin oleh Imam M. Ishak Sudirman, S.Kom, sementara khutbah disampaikan oleh Abd. Razak S. Husain, S.Ag., M.Pd.I dengan pesan mendalam bertema “Sertakan Infaq Terbaikmu.”
Tema tersebut menjadi pengingat spiritual bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Infaq terbaik bukan hanya diukur dari jumlah, tetapi dari keikhlasan hati dan ketulusan niat dalam berbagi kepada sesama. Sebab, dalam setiap harta yang kita miliki, terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Kehadiran aparat kepolisian dalam mengamankan jalannya ibadah juga mencerminkan nilai pengabdian yang sejalan dengan prinsip Islam, yakni menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi umat dalam beribadah. Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menciptakan suasana yang damai dan penuh kekhusyukan.
Lebih dari itu, ajakan untuk menjaga situasi kamtibmas dan menjunjung tinggi toleransi menjadi cerminan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin—mengedepankan kedamaian, persaudaraan, dan saling menghormati antar sesama.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang mengacu pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini pun berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Sebuah gambaran indah tentang harmoni antara ibadah, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga ketenteraman.
Di hari yang fitri ini, semoga setiap doa yang dipanjatkan, setiap infaq yang ditunaikan, dan setiap kebaikan yang dilakukan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT serta mempererat ukhuwah di tengah kehidupan bermasyarakat.
