Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pohuwato sejak Kamis malam (23/7/2026) hingga Jumat pagi (24/7/2026). Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah permukiman warga tergenang, sehingga masyarakat membutuhkan penanganan cepat dari aparat.
Menindaklanjuti laporan yang diterima melalui Call Center Polri 110, Polres Pohuwato segera mengerahkan personel yang dipimpin Kabag Ops Polres Pohuwato AKP Syang Kalibato, S.H. Kegiatan tersebut turut melibatkan Kapolsek Marisa AKP James Q. Derek, S.H., personel Satuan Intelkam Polres Pohuwato, serta personel Polsek Marisa.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir merendam beberapa kawasan di Kecamatan Marisa, meliputi Dusun Ilopunu dan Dusun Ilotabi di Desa Botubilotahu, Dusun Muduito di Desa Teratai, serta Dusun Bitula, Dusun Potanga, dan Dusun Hulapa di Desa Bulangita.
Selain melakukan pengecekan di lokasi terdampak, personel kepolisian juga membantu warga yang membutuhkan pertolongan serta melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.
Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops AKP Syang Kalibato menegaskan bahwa kecepatan merespons setiap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap situasi darurat.
“Begitu menerima laporan melalui layanan Polri 110, personel langsung kami kerahkan ke lokasi untuk membantu masyarakat dan memastikan situasi tetap aman,” ujar AKP Syang Kalibato.
Ia menjelaskan, layanan 110 merupakan saluran pengaduan darurat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian secara cepat, termasuk bencana alam, kecelakaan, gangguan keamanan, maupun kondisi darurat lainnya.
Seiring dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah, Polres Pohuwato mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang bermukim di daerah rawan banjir maupun di sekitar aliran sungai.
“Kami mengimbau masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi darurat, segera manfaatkan layanan 110 agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” tambah AKP Syang Kalibato.
Polres Pohuwato memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah terdampak banjir serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memberikan pelayanan dan bantuan maksimal kepada masyarakat apabila kondisi cuaca kembali memburuk.
Laporan Banjir Masuk Lewat Layanan 110, Polres Pohuwato Bergerak Cepat Evakuasi dan Bantu Warga Terdampak
