Khutbah Jumat Kapolres Pohuwato: Ketakwaan kepada Allah dan Menjauhi Miras Kunci Mewujudkan Daerah yang Aman dan Berkah

Foto: Ilustrasi

POHUWATO – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Ikhwan, Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Jumat (31/7/2026), ketika Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K., M.H. hadir untuk menunaikan ibadah Salat Jumat sekaligus menyampaikan khutbah di hadapan ratusan jamaah. Momentum tersebut kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Curhat, sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri Kasat Binmas Polres Pohuwato AKP Riyanto Hadi, Kapolsek Marisa AKP James Q. Derek, S.H., personel Polres Pohuwato, personel Polsek Marisa, pengurus Masjid Al-Ikhwan, serta sekitar 100 jamaah.

Dalam khutbahnya, AKBP Busroni mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan. Ia mengingatkan bahwa setiap nikmat yang diberikan Allah hendaknya disyukuri dengan menjaga amanah, memperkuat keimanan, serta menghadirkan manfaat bagi sesama.

Menurutnya, ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui perilaku yang mencerminkan akhlak mulia, kejujuran, kepedulian sosial, dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan serta kehidupan bermasyarakat.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memaknai potensi alam yang dimiliki Kabupaten Pohuwato sebagai karunia Allah SWT yang wajib dijaga dan dikelola secara bijaksana. Daerah pesisir dengan kekayaan maritimnya, kata dia, merupakan amanah yang dapat menjadi sumber kesejahteraan apabila dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Allah telah menganugerahkan kekayaan alam yang luar biasa kepada kita. Sudah sepatutnya kita mensyukurinya dengan menjaga, merawat, dan mengelolanya secara baik demi kemaslahatan bersama serta kesejahteraan generasi yang akan datang,” pesannya dalam khutbah.

Usai pelaksanaan Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan program Jumat Curhat. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, saran, maupun masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah mereka.

AKBP Busroni menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas di Kabupaten Pohuwato hingga saat ini relatif aman dan kondusif. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa Islam mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan, menghindari permusuhan, serta menciptakan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat. Karena itu, setiap warga memiliki kewajiban moral untuk ikut menjaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengungkapkan bahwa sejumlah perkara yang masih mendominasi penanganan kepolisian di Pohuwato meliputi kasus penganiayaan, perkelahian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan terhadap anak, hingga tindak perzinaan. Berdasarkan hasil penanganan berbagai kasus, sebagian besar dipicu oleh penyalahgunaan minuman keras.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan ajaran agama sebagai benteng dalam menjaga diri dan keluarga dari berbagai perbuatan yang dapat merusak kehidupan.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi minuman keras. Mari bersama-sama menjaga keluarga, membina generasi muda, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan agar Pohuwato tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP Busroni.

Menurutnya, keluarga yang dibangun di atas nilai-nilai keimanan akan melahirkan generasi yang berakhlak mulia, sedangkan lingkungan yang dihuni masyarakat yang taat kepada Allah akan menjadi daerah yang penuh keberkahan, kedamaian, dan saling menghormati.

Program Jumat Curhat sendiri merupakan salah satu komitmen Polres Pohuwato dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan Presisi. Selain menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga melalui pendekatan keagamaan, dialog, serta semangat kebersamaan.

Melalui sinergi antara nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif masyarakat, Polres Pohuwato berharap tercipta kehidupan yang semakin harmonis, aman, serta diridai Allah SWT, sehingga Kabupaten Pohuwato dapat terus berkembang sebagai daerah yang damai, religius, dan sejahtera.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version