Perjalanan Panjang Sang Politisi, Sofyan Puhi dalam Membangun Gorontalo

Foto: Dok

newstizen.co.id Gorontalo – Sofyan Puhi bukanlah nama asing dalam panggung politik Gorontalo. Lahir pada 21 Oktober 1963, ia telah menjadi salah satu figur kunci dalam dinamika pemerintahan dan pembangunan di tanah Serambi Madinah. Dengan rekam jejak panjang dan pengalaman luas, Sofyan telah memainkan peran signifikan di berbagai bidang, baik di parlemen maupun dalam organisasi sosial.

Awal Karier dan Kiprah di Dunia Politik

Sofyan Puhi memulai langkah politiknya melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada 1990–2000, ia menjabat sebagai Sekretaris DPC PPP Kabupaten Gorontalo sebelum kemudian naik menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo untuk periode 2000–2005. Karier politiknya semakin menanjak ketika dipercaya menjadi Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo pada 2005–2010.

Seiring berjalannya waktu, Sofyan Puhi memutuskan untuk bergabung dengan Partai NasDem. Di partai ini, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Bapilu DPW NasDem Provinsi Gorontalo (2014–2021) dan kemudian menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan DPW NasDem Provinsi Gorontalo untuk periode 2021–2024.

Perjalanan di Pemerintahan dan Legislatif

Pengalaman Sofyan Puhi di pemerintahan dimulai ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Gorontalo mendampingi Alm. David Bobihoe Akib pada Pilkada 2005. Pasangan ini berhasil memenangkan pemilihan dan menjalankan tugas untuk periode 2005–2010. Namun, Sofyan hanya menjabat hingga 2009 karena memilih melanjutkan kiprahnya di DPRD Provinsi Gorontalo.

Di dunia legislatif, Sofyan semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu pemimpin berpengaruh. Pada periode 2019–2024, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Peran ini semakin mengukuhkan eksistensinya dalam kancah politik daerah.

Dinamika Pilkada dan Perjalanan Politik

Setelah sukses di eksekutif dan legislatif, Sofyan Puhi kembali mencalonkan diri dalam Pilkada 2015 sebagai calon Wakil Bupati Gorontalo bersama Tonny S. Junus. Mereka mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa, PDI Perjuangan, dan Partai NasDem. Meski memperoleh 64.548 suara (29,62%), pasangan ini kalah tipis dari Nelson Pomalingo-Fadli Hasan yang meraih 65.650 suara (30,12%).

Namun, kegagalan tersebut tidak menyurutkan langkah Sofyan di dunia politik. Pada Pilkada Kabupaten Gorontalo 2024, ia kembali maju bersama Tonny Junus dengan mengusung visi “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan.” Pasangan ini berhasil memenangkan pemilihan tanpa adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), menjadikan mereka sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo terpilih.

Peran Sosial dan Dedikasi bagi Masyarakat

Di luar dunia politik, Sofyan Puhi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo periode 2005–2009, menunjukkan komitmen besarnya terhadap kemanusiaan dan pelayanan masyarakat.

Dengan pengalaman panjang di bidang politik dan organisasi sosial, Sofyan Puhi terus menjadi figur penting dalam pembangunan Gorontalo. Dedikasi dan kiprahnya mencerminkan komitmen kuat untuk memajukan daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kini, dengan jabatan barunya sebagai Bupati Gorontalo, harapan besar disematkan padanya untuk membawa Kabupaten Gorontalo menuju masa depan yang lebih baik.

Oleh: Sirson Taniyo

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page