Paradoks Anggaran: Badan Keuangan Gorut Tambah Kendaraan Dinas di Tengah Kekurangan Dana

Foto: Ilustrasi

Newstizen | Gorontalo Utara – Kondisi keuangan daerah Gorontalo Utara (Gorut) yang tengah menghadapi defisit menemui sorotan tajam setelah terungkap bahwa Badan Keuangan Gorut menambah kendaraan dinas operasional (KDO) hingga mencapai 5 unit. Tutun Suaib, pemerhati Gorut, mengungkapkan temuan ini pada Sabtu (02/03/2024), menyoroti paradoks penambahan aset di tengah minimnya anggaran daerah.

Tutun Suaib menjelaskan bahwa situasi saat ini di daerah minim anggaran, sementara regulasi terkait kendaraan dinas operasional (KDO) masih belum jelas. Keadaan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, hingga para Camat se-Gorut, yang kini dihadapkan pada kerumitan pengelolaan keuangan daerah.

Salah satu poin keprihatinan Tutun Suaib adalah terkait KDO yang tidak menggunakan plat merah dan wajib isi bahan bakar minyak (BBM) sendiri. “Ini sangat miris,” ungkapnya.

Muncul pertanyaan kritis seputar rasionalitas penambahan aset di saat daerah sedang mengalami krisis keuangan. Tutun Suaib menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen aset daerah, terutama di tengah kondisi keuangan yang sulit.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version