Sertijab kali ini mencakup tiga jabatan penting, yakni Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kasrem 133/NW, Komandan Kodim (Dandim) 1304/Gorontalo, serta Dandim 1316/Boalemo. Momentum ini menjadi bagian dari mekanisme pembinaan organisasi di tubuh TNI Angkatan Darat guna menjaga kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan kinerja satuan.
Pergantian Jabatan dan Regenerasi Kepemimpinan
Jabatan Kasiops Kasrem 133/NW diserahterimakan dari Kolonel Inf Loka Jaya Sembada kepada Letkol Inf Hendra Mirza. Sementara itu, posisi Dandim 1304/Gorontalo beralih dari Kolonel Arm Asep Ridwan kepada Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor. Adapun jabatan Dandim 1316/Boalemo kini diemban oleh Letkol Czi Wiratama Suryono menggantikan Letkol Czi Yuda Herizal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Korem 133/NW, para Dandim, perwira, serta perwakilan prajurit dari Kodim 1304/Gorontalo dan Kodim 1316/Boalemo. Hadir pula jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka yang memberikan dukungan moril dalam prosesi tersebut.
Penyegaran Organisasi untuk Optimalisasi Tugas
Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD yang bertujuan untuk penyegaran, pembinaan karier personel, serta peningkatan profesionalisme satuan.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat. Kolonel Inf Loka Jaya Sembada kini mendapat amanah sebagai Dosen Madya di Seskoad, Kolonel Arm Asep Ridwan mengikuti Dikreg LV Sesko TNI Tahun Anggaran 2026, sementara Letkol Czi Yuda Herizal melanjutkan tugas sebagai Kasdim 1309/Manado.
Kepada para pejabat baru, Danrem menekankan pentingnya rasa syukur, loyalitas, serta komitmen dalam menjalankan amanah jabatan. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab tersebut harus dijawab dengan kinerja terbaik demi mendukung tugas pokok satuan.
Makna Tradisi dan Penguatan Jiwa Korsa
Lebih lanjut, Brigjen TNI Hardo Sihotang menegaskan bahwa tradisi satuan yang menyertai sertijab bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna mendalam sebagai simbol penghormatan, kebanggaan, serta penguatan jiwa korsa di lingkungan TNI.
Ia berharap seluruh prajurit terus meningkatkan kapasitas diri, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan, agar pelaksanaan tugas di Korem 133/NW, Kodim 1304/Gorontalo, dan Kodim 1316/Boalemo dapat berjalan optimal dan selaras dengan harapan institusi.
“Teruslah belajar dan tingkatkan kemampuan di bidang tugas masing-masing, sehingga setiap amanah yang diberikan dapat dilaksanakan secara maksimal,” pungkasnya.
