Dalam pernyataannya, Kombes Pol. Desmont menjelaskan bahwa penjemputan secara adat Gorontalo ini merupakan bagian dari tradisi yang menghormati pemimpin daerah yang akan memasuki masa jabatan. Ia menekankan pentingnya upacara ini sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat dari Lima Negeri Adat di Gorontalo.
Selain itu, Desmont juga menyoroti bahwa dalam upacara adat Molo’opu, sejumlah tokoh adat memberikan petuah yang harus dipegang teguh oleh setiap pimpinan daerah. Ia mengutip petuah dari tokoh adat Gorontalo, Karim Laiya, yang menekankan pentingnya menjunjung tinggi adat dan budaya dalam menjalankan tugas kepemimpinan.
Desmont juga menegaskan komitmen Polri untuk selalu menjunjung tinggi, menghormati, dan menghargai adat dan budaya setempat dalam setiap kegiatan. Ia juga menyatakan kesiapan Polri untuk bekerjasama dalam memelihara keamanan dan kenyamanan masyarakat Gorontalo, menegaskan komitmennya dalam menjaga Kamtibmas.
