Tuban – Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di wilayah Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban diduga mengalami kebocoran pada Jumat, 10 Mei 2024. Kebocoran ini menyebabkan ratusan warga di sekitar pipa terminal BBM berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Warga yang terdampak banyak berkumpul di lapangan Desa Purworejo untuk mengamankan diri dan keluarga mereka. Bau menyengat dari kebocoran semakin kuat, menyebabkan beberapa warga mengalami pusing, sesak napas, dan mual.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, B, mengonfirmasi bahwa desanya terdampak kebocoran pipa milik Pertamina. “Ada beberapa dusun yang terdampak parah, yakni Dusun Boro dan Dusun Plaosan. Warga di dua dusun ini mengungsi, termasuk saya dan keluarga saya, karena mencium bau yang sangat menyengat. Beberapa warga mengaku sesak napas, pusing, dan mual,” ujarnya.
Kepala Desa Tasikharjo, Damuri, menjelaskan bahwa kebocoran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kebocoran ini menyebabkan bahan bakar meluber ke jalan dan lahan warga, dengan dampak terparah di Dusun Plaosan dan Dusun Boro. Akibatnya, pada dini hari Senin, banyak warga berhamburan keluar rumah dan mengalami sesak napas serta mual-mual.
Ketika ditanya mengenai koordinasi dengan pihak Pertamina, Damuri menjelaskan, “Pihak kami sudah menghubungi Pertamina, namun belum ada respons. Kami juga belum mendapatkan penjelasan apapun dari Pertamina,” tandasnya.
Situasi ini masih berlangsung, dan warga berharap pihak Pertamina segera memberikan respons dan penjelasan serta mengambil tindakan untuk mengatasi kebocoran dan dampaknya.
