Peristiwa pilu bermula saat rombongan TK (taman kanak-kanak) yang terdiri dari 46 orang diantaranya 23 anak siswa dan 23 pendamping anak datang di wisata sekitar pukul 09.00 wib.
“Para rombongan memasuki wisata Jatim wangi dan kemudian melakukan sarapan pagi, dan berselang lama kemudian kedua orang tua murid tersebut mencari anaknya setelah beberapa lama orang tua murid berteriak melihat anaknya sudah mengapung di kolam renang ” ungkap Kapolsek Merakurak AKP Ciput Abidin.
Lanjut Kapolsek Merakurak, crew Jatim wangi saudara Ahmad Tegar Himawan memasuki kolam renang dan menolong kedua anak tersebut dan membawanya ke tepi kolang dan melakukan pertolongan pertama RJP ( resusitasi jantung dan paru paru ).
Kemudian saudara Ahmad dan Arifin membawa kedua korban tersebut menggunakan sepeda motor ke puskesmas Merakurak namun waktu mau dilakukan pemasangan oksigen korban sudah mengeluarkan darah dari Hidung dan korban di nyatakan meninggal dunia.
