Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (16/8/2024), Kapolri menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang bagi kemajuan bangsa. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan yang mempersatukan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi berbagai dinamika global yang terus berkembang.
“Meskipun perbedaan ada di sekitar kita, karya kita tetap untuk memajukan bangsa. Meskipun keyakinan kami tak sama, cinta tetap mempersatukan, dan kami tak berhenti untuk terus mendaki. Bergandengan tangan, saling melengkapi,” ungkap Kapolri dengan penuh harapan.
Jenderal Listyo Sigit juga menegaskan bahwa perjalanan bangsa Indonesia belum berakhir. Setiap generasi memiliki peran penting dalam melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh para pendiri bangsa. Oleh sebab itu, ia menyerukan agar seluruh masyarakat tetap bersatu, saling bekerja sama, dan mendukung satu sama lain untuk mewujudkan visi besar Indonesia Maju.
“Menjaga cita-cita bersama dengan persaudaraan, mencapai puncak tertinggi untuk kejayaan Nusantara. Selamat Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Nusantara Baru Indonesia Maju,” tambahnya.
Selain itu, Kapolri menyoroti pentingnya semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Menurutnya, gotong royong bukan sekadar slogan, tetapi merupakan nilai luhur yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa sejak dulu. Dengan mengamalkan semangat gotong royong, Kapolri yakin bahwa segala tantangan dan rintangan yang dihadapi bangsa dapat diatasi bersama.
Di era Nusantara Baru ini, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Momen HUT RI ke-79 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga pengingat bagi kita semua akan tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan dan berkolaborasi untuk Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
“Semangat gotong royong akan terus menjadi dasar kita dalam menghadapi tantangan-tantangan besar di masa depan,” pungkasnya.
