Dalam sambutan yang dibacakan atas nama Gubernur Kalimantan Tengah, Katma menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, khususnya dalam bidang kesehatan. Ia menyebutkan bahwa SDM yang cerdas, sehat, dan berdaya saing adalah fondasi penting untuk mencapai visi Kalteng Makin BERKAH. “Rumah sakit pendidikan sangat krusial dalam mencetak tenaga medis yang kompeten dan berintegritas, yang mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya.
Katma juga menyatakan harapannya agar proses verifikasi berjalan lancar dan objektif, sehingga RSUD dr. Doris Sylvanus dapat diakui sebagai rumah sakit pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga kesehatan unggul di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI, Else Mutiara Sihotang, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan yang diberikan terhadap pengembangan rumah sakit pendidikan ini. “Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kami yakin RSUD dr. Doris Sylvanus dapat berkembang optimal dan menghasilkan tenaga medis yang berkualitas,” ungkap Else.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam dunia kesehatan, termasuk Direktur RS Jiwa Kalawa Atei, Direktur RS Bhayangkara, Direktur RSUD Kota Palangka Raya, Plt Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Ady Fraditha, Ketua Komite Koordinasi Pendidikan RSUD dr. Doris Sylvanus Didin Retno Indah Palupi, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya Syamsul Arifin.
Dengan verifikasi ini, RSUD dr. Doris Sylvanus diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam mendukung pendidikan tenaga kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing, sekaligus memperkuat sektor kesehatan di Kalimantan Tengah. (Nala)
