Fitri mengungkapkan bahwa sektor peternakan, khususnya sapi, memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Gorontalo Utara. Menurutnya, peningkatan sektor ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki lahan cukup luas dan sumber daya alam yang mendukung.
“Peternakan sapi bukan hanya tentang kebutuhan konsumsi daging, tetapi juga dapat menjadi solusi peningkatan pendapatan bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa mengembangkan industri peternakan lokal yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Fitri Yusup Husain.
Selain itu, ia menekankan perlunya pemerintah daerah memberikan dukungan lebih, seperti program pelatihan bagi para peternak dan bantuan modal untuk meningkatkan produksi. Hal ini, menurut Fitri, akan mendorong penguatan ekonomi lokal, mengurangi ketergantungan terhadap produk luar, serta menciptakan lapangan kerja baru.
“Saya berharap, melalui pasangan Roni Imran-Ramdhan Mapaliey, visi untuk memajukan sektor peternakan ini dapat terwujud. Mereka memiliki program yang jelas dalam mendukung pengembangan sektor-sektor ekonomi lokal, termasuk peternakan,” tambah Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, pasangan Roni Imran-Ramdhan Mapaliey, yang dikenal dengan sebutan Paket Romantis, juga menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat berbagai sektor ekonomi di Gorontalo Utara, termasuk peternakan, pertanian, dan perikanan, demi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.
Kampanye dialogis ini dihadiri oleh warga setempat yang sangat antusias mendengarkan paparan program-program yang ditawarkan pasangan calon tersebut. Masyarakat Desa Mootinelo menyambut baik ide-ide yang disampaikan, khususnya dalam bidang peternakan sapi, karena sejalan dengan potensi yang dimiliki desa mereka.
Dengan dorongan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk legislator seperti Fitri Yusup Husain, harapan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan di Gorontalo Utara menjadi semakin nyata. (Red)
