Kedatangan Kapolda Gorontalo Baru, Irjen Pol. R. Eko Wahyu Prasetyo, Disambut dengan Tradisi Pedang Pora

Foto: Polri

Gorontalo – Kapolda Gorontalo yang baru, Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo, S.H., tiba di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Gorontalo pada Kamis (20/03) dan disambut dengan upacara kehormatan yang meriah. Tradisi penyambutan tersebut meliputi jajar kehormatan dan prosesi Pedang Pora, yang dihadiri oleh jajaran Pejabat Polda Gorontalo, para Perwira Menengah (Pamen), serta personel Polda Gorontalo.

Tradisi Pedang Pora merupakan simbol penghormatan dan penerimaan bagi perwira tinggi yang baru menjabat. Kapolda Gorontalo tiba didampingi oleh Ny. Wiraksi Eko, dan saat turun dari kendaraan, ia disambut langsung oleh Kapolda sebelumnya, Irjen Pol. Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, M.H., beserta Ny. Dedeh Pudji Prasetijanto. Setelah menerima jajar kehormatan, Kapolda kemudian melewati barisan Pedang Pora yang dikawal oleh para perwira sebagai bentuk penghormatan bagi pemimpin baru di lingkungan Polda Gorontalo.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas sambutan yang diberikan oleh seluruh jajaran Polda Gorontalo.

“Saya merasa terhormat dan bangga bisa bergabung di Polda Gorontalo. Sambutan ini menjadi motivasi bagi saya untuk mengemban amanah dengan penuh dedikasi serta meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Acara penyambutan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Gorontalo, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda), Pejabat Utama Polda, Bhayangkari, serta seluruh personel Polda Gorontalo. Usai prosesi penyambutan, Kapolda melanjutkan agenda perkenalan dengan jajaran pimpinan Polda Gorontalo serta menerima paparan mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Gorontalo.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Polda Gorontalo semakin solid dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi yang kondusif dan harmonis di wilayah Gorontalo. (***)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version