Senin, 21 April 2025 menjadi momen istimewa. Kami, para peserta internship, diberi kesempatan memaparkan laporan kasus yang telah kami tangani sejak Januari hingga April. Di hadapan Komite Medik, Komite Mutu, para dokter senior, dan manajemen rumah sakit, kami membagikan pengalaman menangani berbagai kondisi pasien, dari yang sederhana hingga yang kompleks.
Lebih Dari Sekadar Teori
“Di bangku kuliah, kami belajar banyak teori. Tapi di RSUD ZUS, kami belajar bagaimana teori itu diterjemahkan di tengah keterbatasan alat, fasilitas, dan waktu,” ujar dr. Alif, salah satu peserta internsip.
Kegiatan ini bukan hanya tentang mempresentasikan keberhasilan, tetapi juga mengkaji kembali setiap langkah medis yang kami ambil. Kami diajak berdiskusi tentang kesesuaian prosedur, efektivitas penggunaan alat kesehatan, sampai pentingnya kolaborasi tim dalam setiap tindakan.
Didengar dan Dihargai
Lebih dari itu, kami merasa pendapat kami dihargai. “Bisa berdiskusi langsung dengan Komite Medik dan manajemen membuat kami merasa benar-benar dilibatkan dalam perbaikan layanan rumah sakit,” kata salah satu dokter
Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, menegaskan bahwa evaluasi ini adalah bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan sekaligus membentuk dokter muda yang profesional. “Ini bukan sekadar evaluasi, tapi pembelajaran bersama untuk menciptakan pelayanan yang lebih baik,” ungkapnya.
Refleksi dan Rekomendasi
Selain berbagi pengalaman, kami juga menyampaikan rekomendasi untuk perbaikan layanan, mulai dari peningkatan akses alat diagnostik hingga penguatan standar operasional prosedur. Usulan kami diterima dengan antusias oleh manajemen, memperlihatkan bahwa RSUD ZUS benar-benar terbuka terhadap inovasi dan perbaikan berkelanjutan.
Semangat untuk Terus Belajar
“Melalui proses ini, kami belajar bahwa menjadi dokter bukan hanya tentang menyembuhkan pasien, tapi juga tentang terus belajar dan memperbaiki diri,” tutur seorang dokter.
Pengalaman di RSUD ZUS memberikan bekal nyata tentang dunia kerja di rumah sakit, di mana tantangan menjadi bagian dari keseharian, namun juga diiringi oleh semangat untuk tumbuh bersama.
Sebagai rumah sakit rujukan di Gorontalo Utara, RSUD dr. Zainal Umar Sidiki membuktikan bahwa peningkatan mutu layanan tak hanya soal fasilitas fisik, melainkan juga tentang membangun budaya pembelajaran dan evaluasi berkelanjutan.
Bagi kami, para dokter internsip, pengalaman ini akan selalu menjadi fondasi kuat dalam perjalanan panjang kami mengabdi untuk kesehatan masyarakat. (BYP)
