Penggalian sumur bor dilakukan di titik yang telah ditentukan, dengan jarak kurang lebih 30 meter dari lokasi pembangunan tower air. Adapun tower penampung air dibangun di lahan milik salah satu warga, Imram Mareteng (73), dan istrinya Marlina Gapura (60). Mereka dengan sukarela menyediakan lahan demi kepentingan bersama.
Program ini disambut penuh antusias oleh masyarakat. Sekitar 20 kepala keluarga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan akses air bersih kini memiliki harapan baru. Imram Mareteng menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan dari TNI melalui program TMMD.
“Kami sangat bersyukur, karena selama ini kami sangat kesulitan air bersih. Dengan adanya sumur bor ini, kami tak lagi harus berjalan jauh atau membeli air. Terima kasih banyak untuk TNI,” ujar Imram penuh haru.
Kebahagiaan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga Imram, tetapi juga oleh para tetangga yang turut bergotong-royong dalam proses pembangunan, khususnya penggalian pondasi tower. Suasana kebersamaan dan semangat gotong-royong menjadi nilai utama yang mewarnai pelaksanaan program ini.
Program TMMD 124 membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu membawa perubahan nyata di pelosok negeri, tidak hanya dalam bidang infrastruktur tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. (BYP)
