Langkah Strategis Beni Nento: Membuka Era Baru Catur Gorontalo

Langkah Strategis Beni Nento: Membuka Era Baru Catur Gorontalo (Foto: Pemcag)

Gorontalo – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Hi. Beni Nento, resmi menapaki babak baru dalam kiprahnya dengan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Gorontalo untuk periode 2025–2029. Pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VII yang digelar di Hotel Eljie, Kota Gorontalo, pada Senin, 12 Mei 2025. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua KONI Provinsi Gorontalo dan perwakilan dari lima kabupaten serta satu kota madya.

Terpilihnya Beni Nento menunjukkan soliditas dan kepercayaan penuh dari jajaran pengurus Percasi kabupaten/kota. Dalam sambutannya, Beni menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang mengalir. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab besar ini bukan semata-mata tentang jabatan, tetapi juga soal dedikasi terhadap pengembangan olahraga catur di Gorontalo.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Ini adalah kerja tim. Saya berharap terjalin kerja sama yang baik antar pengurus demi kemajuan catur kita,” ujar Beni dengan penuh semangat.

Di bawah kepemimpinannya, Beni Nento berkomitmen membawa angin segar bagi dunia catur Gorontalo. Ia menargetkan peningkatan kualitas pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan yang lebih kompetitif, serta memperluas promosi dan minat masyarakat terhadap olahraga catur, khususnya generasi muda.

“Ini amanat besar yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Saya bertekad untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap catur, dan menjadikan Provinsi Gorontalo sebagai salah satu kekuatan catur di tingkat nasional,” tandasnya.

Langkah awal ini menjadi sinyal positif bahwa Catur Gorontalo tengah menapaki era baru. Dengan latar belakang kepemimpinan yang kuat di bidang politik dan sosial, Beni Nento dinilai memiliki kapasitas mendorong Percasi Gorontalo lebih progresif dan inklusif. Kini, harapan pun tumbuh agar olahraga catur tidak hanya tumbuh dari sisi prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari budaya intelektual masyarakat Gorontalo. (SD)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version