Tangguh Hadapi Cuaca Ekstrem, Satgas TMMD 124 dan Warga Ombulodata Kompak Bangun Talut Jalan Tani

Tangguh Hadapi Cuaca Ekstrem, Satgas TMMD 124 dan Warga Ombulodata Kompak Bangun Talut Jalan Tani (Foto: Dok)

Gorontalo Utara – Walau cuaca tak bersahabat dengan hujan mengguyur, semangat personel TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Kabupaten Gorontalo Utara tak surut. Bersama warga Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang, para prajurit TNI terus melanjutkan pekerjaan pembangunan talut pada badan jalan tani yang menjadi bagian penting dari program fisik TMMD tahun ini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (19/05/2025) ini menunjukkan kekompakan dan sinergi antara TNI dan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 124 Gorontalo Utara, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong melalui Komandan SSK TMMD, Lettu Inf Supriono.

“Kondisi cuaca memang kurang mendukung, namun semangat anggota Satgas TMMD dan warga tidak kendor. Pembangunan talut ini sangat penting untuk menopang jalan tani agar tidak longsor dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh para petani,” ujar Lettu Inf Supriono.

Pembangunan talut ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD 124 di Desa Ombulodata, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mendukung produktivitas pertanian warga. Selain manfaat jangka panjang, kehadiran TNI di tengah masyarakat juga memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tapi juga pembangunan semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” tambahnya.

Warga desa menyambut baik dan antusias atas kehadiran TMMD, karena selama ini jalan tani tersebut sangat dibutuhkan untuk mengangkut hasil pertanian mereka. Mereka berharap, pembangunan talut ini bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Meski harus berjibaku dengan hujan deras, para personel TNI dan warga tetap melanjutkan pekerjaan dengan penuh dedikasi. TMMD ke-124 ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil dan pedesaan.  (BYP)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version