Dari pantauan langsung awak media, momen tersebut mencerminkan betapa eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam program TMMD kali ini. Tidak ada pembatas antara seragam loreng dan pakaian rakyat — semuanya melebur dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
Dansatgas TMMD 124, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong, melalui Pasi Ter Dim 1314/Gorut Lettu Inf Ida Bagus Pujana, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara soal infrastruktur. Lebih dari itu, katanya, membangun desa adalah membangun kebersamaan dan kepercayaan melalui hati yang tulus.
“Kami hadir bukan hanya untuk membangun jalan atau jembatan, tetapi membangun kebersamaan. Karena dari situlah tercipta kekuatan dan semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa,” ujar Lettu Ida Bagus
Program TMMD 124 ini tak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga jejak emosional yang dalam bagi warga desa. Keakraban yang terbentuk selama kegiatan menjadi bukti bahwa sinergi TNI dan rakyat masih sangat kuat dan hidup.
Momen-momen seperti inilah yang menjadi inti dari TMMD: kemanunggalan TNI dengan rakyat, terjalin bukan hanya lewat kerja, tapi lewat rasa saling percaya dan saling menghargai. (BYP)
