TMMD ke-124 di Gorontalo Utara Resmi Ditutup, Pangdam XIII/Merdeka Apresiasi Sinergi TNI-Rakyat

TMMD ke-124 di Gorontalo Utara Resmi Ditutup, Pangdam XIII/Merdeka Apresiasi Sinergi TNI-Rakyat (Foto: Dok)

GORONTALO UTARA, Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 yang dilaksanakan Kodim 1314/Gorontalo Utara (Gorut) akhirnya resmi ditutup. Penutupan dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, S.I.P., melalui upacara di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara, Kecamatan Kwandang, pada Rabu (4/6/2025).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Suhardi menjelaskan bahwa TMMD ke-124 kali ini digelar di dua lokasi. Selain di Desa Ombulodata, Kabupaten Gorontalo Utara, program serupa juga dilaksanakan di Desa Kalasuge, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe Talaud, Sulawesi Utara.

“Selama satu bulan penuh, mulai dari tanggal 6 Mei hingga 4 Juni 2025, para prajurit TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan berbagai komponen masyarakat telah bahu-membahu melaksanakan TMMD,” ujar Pangdam. Ia menambahkan, kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Ketahanan Nasional di Wilayah.”

Suhardi menegaskan bahwa program TMMD, yang berawal dari inisiatif ABRI Masuk Desa (AMD) sejak tahun 1980-an, terbukti sangat efektif dalam mempercepat pembangunan di daerah, terutama di wilayah Sulawesi yang didominasi pedesaan dengan topografi perbukitan dan sungai, di mana transportasi sering menjadi kendala utama.

Berbagai Capaian Nyata TMMD ke-124 di Gorontalo Utara

Pada TMMD ke-124 di Kabupaten Gorontalo Utara, berbagai hasil nyata telah dicapai. Sektor fisik meliputi:

  • Pembukaan badan jalan sepanjang 870 meter dengan lebar 5 meter.
  • Pembuatan plat dekker sebanyak 2 unit.
  • Rehabilitasi Masjid Al Ikhlas, termasuk perbaikan MCK, tempat wudu, dan pengecoran halaman masjid.

Tak hanya itu, program TMMD juga menyentuh aspek nonfisik melalui berbagai penyuluhan penting. Mulai dari pertanian, kesehatan, KB Kesehatan, wawasan kebangsaan, kamtibmas, bela negara, hingga sosialisasi bahaya narkoba.

Mayjen Suhardi juga mengungkapkan adanya program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat yang turut direalisasikan, yaitu:

  • Penyediaan TNI AD Manunggal Air Bersih sebanyak 5 unit.
  • Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit.
  • Rehabilitasi Panti Asuhan.
  • Ketahanan pangan melalui penanaman padi seluas 2 hektar.
  • Program Bersatu dengan Alam dengan penanaman 225 pohon keras dan buah.
  • Pemberian tali asih kepada anak-anak stunting dan pengobatan gratis.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hasil yang telah dicapai oleh Satgas TMMD ke-124 beserta seluruh warga masyarakat Desa Ombulodata dan sekitarnya,” ucap Mayjen Suhardi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu, baik moril maupun materiil, sehingga kegiatan TMMD ini berjalan tertib, aman, dan lancar.

Pangdam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara semangat kemanunggalan TNI-Rakyat, melestarikan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa, serta menjaga hasil program TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama. “Saya juga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan TMMD ini terdapat tutur kata, sikap, dan tingkah laku para prajurit saya yang tidak berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” tutupnya.

Tokoh Penting Hadiri Penutupan TMMD

Acara penutupan TMMD ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya:

  • Ir. Gusnar Ismail (Gubernur Gorontalo)
  • Brigjen TNI Hardo Sihotang (Danrem 133/NW)
  • Brigjen Pol Simson Zet Ringo SIK, MSI. (Wakapolda Gorontalo)
  • Idrus M. Thomas Mopili (Ketua DPRD Provinsi Gorontalo)
  • Ir. Sila N Botutihe M.Si (Pj Bupati Gorontalo Utara)
  • Suleman Lakoro SH.MM (Sekda Kab Gorut)
  • AKBP Ahmad Eka Perkasa, SIK (Kapolres Gorut)
  • Serta sejumlah pimpinan OPD jajaran Pemda Gorontalo Utara dan perwakilan TNI/Polri lainnya.

(Byp)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version