Sinergitas Polri-TNI Amankan Malam Penutupan Hoya-Hoya, Operasi Patuh Otanaha 2026 Turut Dijalankan

Sinergitas Polri-TNI Amankan Malam Penutupan Hoya-Hoya, Operasi Patuh Otanaha 2026 Turut Dijalankan (Foto: YM)

GORONTALO UTARA – Sinergitas antara Polri dan TNI kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan pengamanan malam penutupan Festival Hoya-Hoya yang berlangsung di Lapangan Rajawali, Desa Tolite, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu malam (31/10/2026). Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tolinggula, Ipda Roni Muhidin, bersama personel Polsek Tolinggula dan didukung oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) se-Kecamatan Tolinggula dan Kecamatan Biau.

Kehadiran personel gabungan Polri dan TNI tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian acara penutupan festival berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Kapolsek Tolinggula, Ipda Roni Muhidin, mengatakan bahwa sinergitas Polri dan TNI menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan malam penutupan Festival Hoya-Hoya berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat, termasuk sinergitas Polri dan TNI, panitia penyelenggara, pemerintah desa, serta dukungan masyarakat yang bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kapolsek.

Selain melakukan pengamanan di area kegiatan, personel gabungan juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, patroli di sekitar lokasi, serta melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan.

Pengamanan tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Otanaha 2026 yang digelar Polda Gorontalo sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam operasi tersebut, aparat memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan berlalu lintas.

Kapolsek mengimbau seluruh pengunjung yang menghadiri malam penutupan Hoya-Hoya agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara, seperti menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol, melengkapi surat-surat kendaraan, serta memarkir kendaraan di lokasi resmi yang telah disediakan panitia.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi juga demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegas Ipda Roni Muhidin.

Kehadiran personel gabungan Polri dan TNI mendapat apresiasi dari masyarakat yang menghadiri malam penutupan Festival Hoya-Hoya. Sejumlah pengunjung mengaku merasa lebih nyaman karena pengamanan dilakukan secara maksimal, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengawasan di area kegiatan, hingga patroli di sekitar lokasi acara.

Melalui pengamanan terpadu ini, Polsek Tolinggula berharap sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Tolinggula dan Kecamatan Biau. (Red)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version