google.com, pub-5958770480629355, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Komisi III DPRD Gorontalo Utara Desak RSUD ZUS Susun Peta Kebutuhan Air Bersih, Solusi Permanen Jadi Prioritas

Komisi III DPRD Gorontalo Utara Desak RSUD ZUS Susun Peta Kebutuhan Air Bersih, Solusi Permanen Jadi Prioritas

newstizen.co.id GORONTALO UTARA – Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara mendesak manajemen RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) segera melakukan pemetaan dan perhitungan menyeluruh terhadap kebutuhan air bersih rumah sakit sebagai langkah awal untuk mengakhiri persoalan yang terus berulang dan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Desakan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi III DPRD Gorontalo Utara bersama jajaran manajemen RSUD dr. Zainal Umar Sidiki yang berlangsung pada Senin (7/7/2026). Dalam rapat itu, persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu isu utama yang mendapat perhatian serius para legislator.

Anggota Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, menilai persoalan air bersih di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut hingga kini belum ditangani secara komprehensif. Menurutnya, keluhan mengenai terbatasnya pasokan air terus muncul hampir setiap tahun, bahkan berulang dari bulan ke bulan.

“Air bersih adalah persoalan yang terus berulang. Setiap tahun, bahkan hampir setiap bulan, keluhan mengenai pasokan air selalu muncul. Karena itu kami meminta manajemen RSUD ZUS memastikan persoalan ini tidak lagi menjadi keluhan masyarakat pada tahun ini,” ujar Windra.

Ia menegaskan, penyelesaian persoalan tidak cukup hanya dilakukan melalui penanganan jangka pendek setiap kali terjadi gangguan pasokan. Yang lebih penting, kata dia, adalah membangun sistem perencanaan berbasis data sehingga kebutuhan riil rumah sakit dapat diketahui secara pasti.

Menurut Windra, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghitung secara rinci kebutuhan air bersih di seluruh fasilitas rumah sakit, mulai dari ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, kamar operasi, laboratorium, ruang sterilisasi, layanan penunjang medis, hingga kebutuhan sanitasi dan operasional lainnya.

Hasil perhitungan tersebut kemudian harus dibandingkan dengan kapasitas pasokan air yang tersedia saat ini agar dapat diketahui secara jelas besarnya kekurangan yang harus dipenuhi.

“Dengan data yang akurat, kita bisa mengetahui berapa kebutuhan riil rumah sakit setiap hari, berapa kapasitas yang tersedia, dan berapa tambahan yang harus disiapkan. Dari situ baru dapat dirumuskan solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah,” katanya.

Windra menjelaskan, pemetaan kebutuhan air juga penting untuk memastikan rumah sakit memiliki cadangan pasokan yang memadai dalam menghadapi lonjakan jumlah pasien maupun kondisi darurat. Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tidak boleh mengalami gangguan operasional hanya karena keterbatasan air bersih.

Selain menjadi dasar penyediaan infrastruktur, data tersebut juga diperlukan dalam proses penyusunan anggaran. Dengan perhitungan yang terukur, pemerintah daerah dapat mengalokasikan pembiayaan secara lebih rasional, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan riil rumah sakit.

Ia menilai, selama ini penanganan persoalan air bersih masih bersifat reaktif, yakni baru dilakukan ketika keluhan muncul atau pelayanan mulai terganggu. Pola seperti itu dinilai tidak efektif karena hanya menyelesaikan dampak, bukan akar persoalan.

“Kalau penanganannya hanya setiap ada masalah baru dicari solusi, persoalan ini tidak akan pernah selesai. Yang dibutuhkan sekarang adalah perencanaan yang matang berdasarkan data kebutuhan yang sebenarnya,” tegasnya.

Komisi III DPRD Gorontalo Utara berharap hasil pemetaan tersebut dapat menjadi dasar penyusunan strategi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih RSUD dr. Zainal Umar Sidiki. Dengan sistem penyediaan air yang memadai, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal tanpa terganggu persoalan pasokan air.

DPRD juga menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan salah satu komponen vital dalam pelayanan kesehatan. Selain menunjang aktivitas medis dan operasional rumah sakit, pasokan air yang memadai juga menjadi bagian penting dalam menjaga standar kebersihan, sanitasi, serta keselamatan pasien. Oleh karena itu, penyelesaian persoalan tersebut dinilai harus menjadi prioritas bersama agar kualitas pelayanan di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki terus meningkat dan tidak lagi dibayangi persoalan yang sama setiap tahunnya.

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page