“Sudah dua minggu listrik di RSTM padam, dan itu membuat pelayanan kesehatan di sana tidak maksimal,” kata Fatri Botutihe, Selasa (28/5/2024).
Fatri mengungkapkan bahwa sejak hari pertama pemadaman, pihak pengelola rumah sakit telah menghubungi Dinas Kesehatan, namun hingga kini belum ada tindakan dari dinas terkait. “Mereka sudah menghubungi pihak dinas, tapi dari pengakuan mereka, tidak ada pergerakan dari dinas kesehatan,” ujarnya.
Sebagai pusat layanan kesehatan di wilayah Biau dan Tolinggula, Fatri berharap pemerintah daerah segera menangani masalah ini dengan serius. “Ini harus cepat ditindaklanjuti, kasihan warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” tukas Fatri. (***)
