Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Sri Widanarni, disampaikan bahwa peran serta semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat dibutuhkan untuk mempertahankan eksistensi kebudayaan bangsa. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap pembinaan dan pengembangan seni budaya daerah sebagai bagian integral dari kebudayaan nasional.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memberikan perhatian yang besar terhadap pembinaan dan pengembangan seni budaya daerah,” ujar Sri Widanarni.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong dan memberi motivasi kepada pengelola sanggar untuk lebih giat dalam membangun dan meningkatkan kreativitas seni budaya Kalteng. Hal ini bertujuan untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk berkunjung ke Kalimantan Tengah.
“Semoga kegiatan ini menjadi sarana yang mendorong dinamika seni sehingga lebih bermakna dan mampu meningkatkan kontribusi dalam pembangunan daerah serta ekonomi kreatif, dengan seni sebagai salah satu pilar utamanya,” tambahnya.
Kepala UPT Taman Budaya, Wildae D. Binti, dalam laporannya, menyampaikan bahwa tema Gelar Seni Budaya bulan Juli ini adalah “Apresiasi Karya Seni Pelajar”. Kegiatan ini bertujuan melestarikan dan mencintai kebudayaan daerah Kalimantan Tengah serta memberikan apresiasi kepada pelaku seni dari kalangan pelajar.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pameran Seni yang berlangsung selama empat hari, dari 12 hingga 16 Juli 2024, di Gedung Galeri UPT Taman Budaya Kalteng. Selain itu, pada Minggu (14/7/2024), akan diadakan lomba mewarnai untuk TK dan SD serta lomba melukis untuk SMP dan SMA.
Acara ini dihadiri oleh pimpinan dan pengurus sanggar, penggiat seni dan budaya, komunitas budaya di Kalteng, serta perwakilan Komite Seni Budaya Nusantara Provinsi Kalteng. (Nala)
