Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW; Wujud Syukur, Penguat Ukhuwah, dan Dukungan Keluarga Besar Pasundan untuk Pasangan DOAMU

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW; Wujud Syukur, Penguat Ukhuwah, dan Dukungan Keluarga Besar Pasundan untuk Pasangan DOAMU (Foto: Lenny)

, Manokwari – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Manokwari tidak hanya menjadi momen untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempertebal kecintaan terhadap Rasulullah. Acara ini bertujuan mengenalkan sikap dan akhlak mulia Nabi Muhammad kepada generasi muda melalui pembacaan shalawat, ceramah agama, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi kesempatan penting bagi umat Islam untuk kembali merenungkan kehidupan Rasulullah dan meneladani perjuangan beliau dalam memperjuangkan akidah, ibadah, dan akhlak yang luhur. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan harapannya agar acara ini mampu meningkatkan semangat juang umat Islam dalam menjaga iman serta akhlak yang baik.

“Semoga dengan adanya peringatan Maulid Nabi ini, kita semua semakin semangat dalam beribadah kepada Allah, serta mempertahankan akidah dan akhlak kita,” ungkap salah satu tokoh agama dalam acara tersebut.

Selain sebagai bentuk rasa syukur, Maulid Nabi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Panitia menekankan pentingnya menjaga persatuan, terutama di tengah perbedaan pendapat yang mungkin terjadi. “Semoga ukhuwah di antara umat Islam semakin rekat, dan jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk terpecah,” tambahnya.

Acara ini juga mendapatkan dukungan dari Keluarga Besar Pasundan yang hadir dengan semangat kebersamaan. Organisasi yang terdiri dari Kerukunan Keluarga Pasundan, Ikatan Pemuda Pasundan, Ikatan Wanita Pasundan, serta komunitas Garut dan Majalengka, secara khusus menyampaikan dukungan mereka kepada pasangan calon yang dikenal dengan sebutan DOAMU (Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakatoni).

Dalam simbolisasi kebersamaan dan dukungan tersebut, Ketua Kerukunan Pasundan menyerahkan cinderamata khas Pasundan kepada Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan yang berpasanngan dengan Mohamad Lakatoni sebagai Calon Gubernur Papua Barat dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang, turut menerima cinderamata sebagai simbol dukungan.

Dukungan dari Keluarga Besar Pasundan ini menambah semangat kebersamaan dalam acara yang penuh dengan nilai-nilai religius dan kultural. Semangat kebhinekaan yang ditunjukkan dalam acara ini menjadi contoh betapa pentingnya menjaga persatuan di tengah keragaman budaya, agama, dan pandangan politik.

Acara peringatan Maulid Nabi ini diakhiri dengan lantunan shalawat yang khidmat dan doa bersama untuk keberkahan serta kemajuan umat Islam dan bangsa. Masyarakat yang hadir pun berharap semangat persatuan ini terus terjaga, baik dalam kehidupan beragama maupun dalam mendukung proses demokrasi yang damai. (Lenny)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version