Dalam sambutannya, H. Agustiar Sabran mengungkapkan bahwa nomor urut 3 yang mereka terima memiliki makna yang dalam, tidak hanya sebagai penanda urutan dalam pilkada, tetapi juga sebagai simbol dari semangat persatuan yang diambil dari sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia.”
“Nomor 3 bagi kami mencerminkan kekuatan dalam persatuan. Ini sejalan dengan visi kami untuk membangun Kalimantan Tengah yang lebih bersatu dan maju. Dengan persatuan, kita bisa menciptakan Kalteng yang lebih baik, sejahtera, dan mandiri,” kata Agustiar. Ia juga menekankan bahwa dalam proses pembangunan, persatuan dan kebersamaan menjadi fondasi utama yang harus dijaga.
Sementara itu, calon Wakil Gubernur H. Edy Pratowo berbicara tentang hasil survei terbaru yang menunjukkan bahwa pasangan Agustiar-Edy berada di posisi teratas dengan perolehan 41,6 persen suara, berdasarkan survei Poltracking Indonesia. Edy menegaskan bahwa hasil survei ini bukanlah alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi untuk bekerja lebih keras dan meningkatkan strategi kampanye.
“Hasil survei menjadi penyemangat bagi kami, tetapi kami tetap fokus pada langkah-langkah konkret untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan memperjuangkan visi ‘Kalteng Berkah’,” ujar Edy. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, mereka akan melakukan survei dari lembaga lain seperti Charta Politika dan Indo Barometer sebagai pembanding.
Dalam deklarasi ini, pasangan Agustiar-Edy menyampaikan komitmen untuk menjaga kedamaian dan bekerja sama dengan semua pihak demi mewujudkan pemilu yang adil dan bermartabat. “Kami berharap masyarakat Kalimantan Tengah dapat bersatu dan bersama-sama menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Agustiar, optimis dengan masa depan Kalteng di bawah kepemimpinan yang inklusif dan penuh kolaborasi. (Nala)
