Klarifikasi dan Apresiasi atas Penanganan Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Klarifikasi Berita Tanggal 20 Oktober 2024

Klarifikasi dan Apresiasi atas Penanganan Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak (Foto: Istimewa)

, Gorontalo Utara – Dalam tanggapan terhadap berita yang beredar pada tanggal 20 Oktober 2024, Ibu Yety Tatuil selaku Pendamping Kasus mengungkapkan rasa kecewa dari pihaknya. Sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), saya, Salha Uno, ingin menegaskan bahwa kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan dalam penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak.

Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Unit IV PPA Polres yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menangani kasus-kasus ini. Dukungan yang diberikan oleh Unit IV dan jajarannya sangat berarti bagi kami. Kami sangat menghargai kesigapan mereka dalam memberikan pelayanan, bahkan di tengah malam sekalipun.

Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah isu yang sangat sensitif dan membutuhkan perhatian khusus dari semua pihak. Kami memahami bahwa setiap kasus memerlukan pendekatan yang hati-hati dan profesional. Oleh karena itu, kerjasama antara Dinas PPPA dan Polres sangat krusial dalam menciptakan sistem perlindungan yang efektif.

Kami juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Polres atas segala kesalahpahaman yang mungkin terjadi. Komunikasi yang baik antara lembaga sangat penting untuk memastikan tidak ada informasi yang salah yang dapat menimbulkan ketidakpuasan di antara pihak-pihak terkait. Kami berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan dialog yang konstruktif agar penanganan kasus di masa depan dapat berjalan lebih lancar.

Kami berharap ke depannya, kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua. Mari kita bersama-sama mengedepankan perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak, karena masa depan mereka adalah tanggung jawab kita semua. (Red)

 

You cannot copy content of this page

Exit mobile version