KORMI Dorong Olahraga Rekreasi sebagai Perekat Sosial dan Gaya Hidup Aktif Masyarakat Kalteng

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo (Foto: Nala)

Kalteng – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menegaskan bahwa Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sosial masyarakat, tidak hanya melalui aktivitas fisik, tetapi juga melalui penguatan kebersamaan dan semangat gotong royong.

Hal tersebut disampaikan Edy Pratowo usai menghadiri acara Penyerahan Tali Asih Fornas dan Sarasehan KORMI Kalteng yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (22/12/2025).

Menurut Edy, olahraga masyarakat yang dinaungi KORMI tidak semata berorientasi pada capaian prestasi, melainkan menjadi ruang interaksi sosial yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam suasana rekreasi yang inklusif dan menyenangkan.

Sarasehan KORMI Kalteng yang melibatkan seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) serta pengurus KORMI kabupaten/kota se-Kalteng ini juga menjadi forum refleksi pasca-keikutsertaan kontingen Kalteng pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Selain sebagai agenda rutin KORMI provinsi, sarasehan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan evaluasi setelah kita mengikuti Fornas di NTB, sekaligus bentuk apresiasi melalui pemberian tali asih kepada para pegiat olahraga masyarakat yang telah berkontribusi,” ujar Edy.

Ia mengapresiasi tingginya partisipasi para pegiat olahraga masyarakat yang didorong oleh kecintaan dan kesadaran pribadi, bukan semata dukungan pembiayaan. Hal ini, menurutnya, menjadi kekuatan utama olahraga rekreasi dalam membangun budaya hidup aktif di tengah masyarakat.

“Banyak Inorga yang hadir dan berpartisipasi secara mandiri. Ini menunjukkan bahwa olahraga masyarakat tumbuh dari antusiasme dan kesadaran bersama, bukan karena semata-mata difasilitasi,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Kalteng, lanjut Edy, berkomitmen untuk terus memfasilitasi pembinaan serta menyediakan ruang pertemuan dan silaturahmi antarpegiat olahraga masyarakat melalui event berskala nasional seperti Fornas.

“Peran pemerintah adalah menyiapkan wadah agar mereka bisa bertemu, berjejaring, dan saling menguatkan dengan sesama anggota KORMI dari seluruh Indonesia,” jelasnya.

Edy menegaskan bahwa keberhasilan KORMI diukur dari tumbuhnya budaya hidup aktif dan sehat di masyarakat, bukan semata dari jumlah medali atau peringkat.

“Yang paling penting adalah semangat olahraga masyarakat itu sendiri, sesuai slogannya: sehat, bugar, dan gembira. Inilah nilai yang ingin kita bangun agar masyarakat Kalteng memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” pungkasnya. (Nala)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version