Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu salat Dzuhur saat arus lalu lintas cukup ramai. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula ketika sebuah mobil kontainer yang melintas di ruas jalan tersebut tanpa sengaja menyenggol ranting pohon yang berada di tepi jalan.
Akibat benturan itu, ranting berukuran cukup besar patah dan jatuh tepat mengenai kepala serta wajah seorang pengendara motor jenis Yamaha Aerox inisial SD yang berada persis di belakang kendaraan kontainer tersebut.
Beruntung, pengendara motor menggunakan helm saat kejadian sehingga mampu meminimalkan dampak benturan. Korban dilaporkan tidak mengalami luka serius dan masih dalam kondisi baik setelah insiden berlangsung.
“Untung masih pakai helm, kalau tidak mungkin akibatnya bisa lebih parah,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian.
Sejumlah pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi ranting pohon dari badan jalan guna mencegah kemacetan serta menghindari risiko kecelakaan susulan bagi pengendara lain.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat berkendara di bawah pepohonan rindang dan berada di belakang kendaraan besar seperti truk atau kontainer yang berpotensi menyentuh ranting pohon di sisi jalan.
Selain faktor kehati-hatian pengendara, kondisi pepohonan di bahu jalan juga menjadi perhatian masyarakat. Ranting yang sudah tua atau kering dinilai rawan patah, terlebih ketika terkena getaran kendaraan besar maupun terpaan angin kencang.
Warga pun berharap pemerintah terkait dapat melakukan pemangkasan pohon secara berkala dan selektif di sejumlah titik rawan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Pencegahan tentu lebih baik daripada menunggu ada korban yang lebih serius,” ungkap seorang warga di sekitar lokasi.
